Bill Waren, Si Pemburu Jasad Osama

VIVAnews – Hari belum lagi terang, sejutar pukul 01.00 dini hari. Di atas Kapal USS Carl Vinson, sesosok jasad telah dimandikan, dibungkus kain putih dan dimasukkan ke dalam tas dengan pemberat. Setelah didoakan, ia dibaringkan ke sebuah papan, lalu digelincirkan ke laut. Di sebuah titik di Laut Arab Utara, jenazah Osama Bin Laden disemayamkan.
Keputusan Amerika Serikat yang tak mengubur jasad bos Al Qaeda itu menuai kontroversi. Spekulasi lantas berkembang, benarkan Osama telah tewas? Mengapa AS terkesan menutup-nutupi bukti kematiannya?

Seorang pemburu harta karun, Bill Warren tiba-tiba muncul. Pria asal California berkoar, siap mencari jasad Osama. Untuk membuktikan gembong teroris itu benar-benar tewas, seperti klaim AS.

“Kami bermaksud menemukan jasadnya, membuat foto dan video, dan lalu melakukan tes DNA di atas kapal,” kata dia. Ia juga berencana menfilmkan kru dan proses operasi pencarian ini.

Kata dia, seharusnya pemerintah Obama merilis bukti kematian Osama, bukannya terkesan menutupi. “Seperti yang dilakukan pada Billy the Kid, Dillinger, atau bahkan Saddam Hussein,” kata Warren. “Aku punya pacar orang Rusia, dan ia berkata di sana, di lingkaran intelijen, mereka tak yakin Osama benar-benar tewas.”

Untuk melaksanakan niatnya ini, Warren akan menggunakan beberapa kapal yang dilengkapi teknologi canggih. Operasi memburu mayat Osama ini diperkirakan akan menghabiskan dana ratusan ribu dollar AS.

Begini rinciannya: dalam misi yang dimulai Juli mendatang ia memperkirakan akan menghabiskan uang sebesar US$400.000. Sebuah kapal dari India disewa seharta US$10.000 per hari. Juga kapal selam nirawak yang harga sewanya dibanderol US$1.000 per hari.

Warren mengaku punya alasan kuat. “Saya melakukannya karena saya warga AS yang patriotik, yang menuntut kebenaran. Aku melakukannya untuk dunia,” kata dia.

Siapa Bill Warren?

Mengawali karir sebagai penyanyi di klub malam, Bil Warren mulai. Saat job menyanyi tak ada, ia mulai menyelam demi mencari harta karun. “Aku dipaksa memilih antara karir musik dan bangkai kapal,” kata Warren, seperti dimuat LA Times.

Ia memilih yang ke dua. Tahun 1990-an, ia mengajukan izin ke pemerintah Oregon untuk menemukan kapal legendaris, San Francisco Xavier yang tenggelam pada 1705. Meski berhasil mengangkat muatan kapal, ia tak diizinkan memilikinya. “Mereka menyebut saya perampok makam, bahkan pembajak,” kata dia.

Namun, itu kisah lama. Kini Warren telah menemukan lebih dari 200 kapal dan menghasilkan pundi-pundi uang baginya. Ia menyebut dirinya sendiri sebagai ‘Indiana Jones’ modern.

Terbiasa mencari harta karun, Warren kini punya buruan tak biasa: sisa jasad Osama Bin Laden. (New York Times, TNZ) (adi)
• VIVAnews

Iklan
By pirimiri Posted in umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s